ARTIKEL

7 DaysChallenge And The Untold Story

 

About  7 Days Challenge And The Untold Story.

 7 Days Challenge bagi saya seolah lahir sebagai penutup kaleidoskopi 2022  yang di gagas oleh Kepala Loka Rehabilitasi BNN Kalianda, Bapak  Bambang Styawan Spd. MM. Msi. Dibuat khusus oleh beliau sebagai rangkaian dari bagian Capacity Building atau peningkatan kapasitas pegawai yang di adakan setahun sekali. Serupa tahun 2021 yang lalu dengan 10 Days Challenge misalnya, namun tahun ini dengan segala keterbatasan waktu tantangannya menjadi lebih pendek, hanya sepekan sebelum acara inti Capacity Building tersebut.

 Namun setiap tahunnya bagi saya sendiri tidak mengurangi nilai sebuah pesan dalam Days Challengenya. Intinya 7 Days Challenge itu sendiri adalah satu tantangan yang diberikan kepada seluruh Pegawai Loka Rehabilitasi BNN Kalianda berupa sebuah foto atau potret yang mempunyai penjelasan masing-masing sesuai dengan tema harian yang diberikan oleh Kepala Loka, yang nantinya akan diselesaikan selama 7 Hari dengan  Pesan yang berbeda dengan mengacu serta berhubungan dengan  tema besar untuk 2023 kali ini yaitu GET UP!, STAND UP! CATCH UP! Dan tantangan harian yang disyaratkan dibuat pada laman laman Instagram masing-masing pegawai, termasuk saya.

Sebelum saya melanjutkan tulisan tentang ini sesuai judulnya “The Untold Story” yang bagi saya berarti segala sesuatu yang tidak terceritakan di laman instagram saya karena keterbatasan karakter maksimal kata disana,  dan disini saya ingin  menuliskan semua yang ada di pikiran yang bisa dsebut juga sebagai opini saya tentang 7 Days Challenge tersebut lebih mendalam.

***

Jika di penghujung 2021 lalu untuk tema besar 2022 adalah “Let’s Come Sail Away With Me” yang kental akan filosofis sebuah perjalanan berlayar mengarungi samudra waktu  selama 12 bulan yang dinahkodai oleh Kepala Loka Rehabilitasi  BNN Kalianda yang kami seluruh pegawai yang bernaung di dalamnya sebagai awak kapal yang memiliki peran serta tugas masing-masing untuk mencapai visi atau tujuan pelayaran yang telah ditetapkan telah mendarat dengan aman dan sukses. Maka, kini di pengujung 2022 kami semua telah turun dari kapal tersbut dan tiba di sebuah daratan luas. Namun bukankankah sebuah akhir perjalanan apapun itu sejatinya adalah awal dari sebuah perjalanan baru? Dan di 2023 inilah kami memulai perjalanan selanjutnya dengan tema besar “GET UP!, STAND UP!, CATCH UP!”

Tentang GET UP! Saya memaknai pesan yang ada di dalamnya sebagai “Persiapan yang matang dan cermat sebagai bekal sebelum memulai langkah perjalanan yang nantinya akan kami tempuh selama 2023.”

Tentang STAND UP! Saya memaknai pesan yang ada di dalamnya sebagai “Tindakan nyata yang menyertai langkah kami setelah seluruh persipan serta bekal tersbut dirasa cukup untuk menempuh perjalan panjang.”

Lalu terakhir, CATCH UP! Saya memaknai pesan yang ada di dalamnya sebagai “Arah serta tujuan kemana perjalanan panjang kami selama setahun nanti kan tiba.”

Dan yang menarik bagi saya  dari ke tiga hal tersebut adalah satu kesatuan utuh perihal esensinya satu lingkaran proses kehidupan yang mungkin selama ini jalani namun terlupakan.

***

  • 7 Days Challenge
  • Day #1
  • Get Up!
  • Preparation.

“Apa yang akan saya persiapkan untuk menghadapi tantangan yang ada di depan saya?”

Saya membagi jawaban dari pertanyaan di atas menjadi 3 Hal ;

Pertama, untuk diri saya sendiri ; Waktu untuk tetap menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan, ketenangan serta kesabaran juga untuk terus menjaga rasa “Haus-lapar” untuk hal-hal baru seperti pengetahuan dan pengalaman.

Kedua, untuk @rehabkalianda ; Ada banyak ide improvement, inovasi dan kolaborasi yang telah saya siapkan dari jauh hari untuk turut andil dan menjadi bagian dari misi tempat ini di 2023, salah satunya dalam perjalanan menuju keikutsertaannya untuk WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

Ketiga, untuk keluarga ; Membagi waktu berkualitas sebagai suami dan ayah. terlebih 2023 nanti, Putri kecil saya Ghania mulai memasuki Sekolah Taman Kanak-Kanak yang tentu sebagai orang tua, beberapa hal perlu di persiapkan untuk dia bisa menjalani sekolahnya dengan nyaman dan senang.

***

Bukankah Pohon, awalnya mempersiapkan akar untuk mencari jalan air kemudian menyerapnya dengan cukup menjadikannya kuat untuk tumbuh dalam menghadapi tantangan sebesar dan sederas apapun angin serta hujan yang menerpanya?


  • #7Days Challenge
  • #Days 2
  • Standup!!
  • Position

“Peran apa yang akan saya ambil untuk tetap tegap berdiri bertahan dalam tekanan?”

Untuk menjawab pertanyaan di atas, barangkali saya ingin melihatnya dari sisi yang tidak biasa, yaitu dari sudut pandang Fisika, satu pengetahuan yang tengah saya geluti hampir catur wulan belakangan ini. Apakah kalian tahu jika Besarnya Tekanan selalu berbanding lurus dengan Gaya? Dengan kata lain makin besar gaya makin besar pula nilai tekanannya. He he he,😄 setidaknya kalimat barusan seringnya jadi satire dalam dunia sains.

Barusan hanyalah kalimat pembuka biar nggak terlalu tegang-tegang amat. 😁✌️Masuk ke inti pembahasan, tentang peran yang diambil untuk saya bisa tegap berdiri bertahan dalam tekanan? maka ijinkan saya untuk menjawabnya dengan sebuah kutipan dari Connor Dan Davidson (2003) perihal “Resiliensi terdiri atas 3 aspek utama, yaitu Tenacity (Kegigihan), Strenght (Kekuatan) Serta Optimism (Optimisme) Jadi kalau 3 Hal tersebut saya gabungkan untuk saya latih di dalam diri maka saya yakin dengan itu akan mampu berdiri dan bertahan dalam tekanan sekuat apapun itu.

***

Jadilah seperti sebuah pegas yang ketika diberi beban serta tekanan mampu bertahan serta beradaptasi untuk cepat kembali ke posisi semula dan pulih secara konstan.

  • 7 Days Challenge
  • Day #3
  • Catch Up!
  • Achieve

“Apa yang akan saya lakukan untuk mengejar ketertinggalan?”

Yang pertama kali terpintas di benak saya dengan pertanyaan diatas adalah kalimat “Mengapa?” Lalu selanjutnya saya seringnya akan mengevaluasi lebih lanjut perihal “Why” tersebut. Observasi serta analisa lebih mendalam untuk ketepatan alasan utama yang membuat saya tertinggal untuk kemudian mampu melihat, mencari dan melakukan pilihan solusi paling efisien dan akurat yang saya perlukan untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

***

Bahkan dalam sebuah langkah, sekecil apapun kita memerlukan energi untuk bisa melakukannya, bukan?

Keluarga, Team Umum, teman, senior maupun atasan dalam lingkup pekerjaan yang sampai detik ini menjadi support system atau energi terbaik dalam setiap langkah kecil saya. ♥️

  • 7 Days Challenge
  • Day #4
  • Get Up!
  • Arrange

“Apa yang akan saya rencanakan untuk meningkatkan kesadaran akan kapasitas diri saya ?”

***

 Seringnya kesadaran akan pentingnya peningkatan kapasitas diri saya selalu lahir dari rasa “haus dan lapar” terhadap pengetahuan apapun, baik yang telah maupun belum saya kuasai. Itu sebabnya saya sangat suka membaca, diskusi dengan orang-orang yang kaya akan pengalaman dan mengunjungi tempat-tempat baru untuk belajar mengenal lebih luas kemajemukan pikiran.

 Namun entah kenapa, pertanyaan di hari ke 4 dari 7 Days Challenge ini sesaat membuat saya mengingat dan belajar memahami cara putri kecil saya, Ghania dalam meningkatkan kapasitas dirinya justru berawal dari bermain dan rasa ingin tahu yang terus ada dan tumbuh dalam dirinya seolah seperti kesadaran yang berpijar tanpa di rencanakan.

***

 Dari tempat bermain, anak-anak menanamkan rasa ingin tahunya terhadap ilmu pengetahuan. Sebab boleh jadi kelak hal itu bukan hanya bermanfaat untuk diri mereka melainkan juga bagi lingkungan dan sesamanya, di masa depan.



  • 7 Days Challenge
  • Day #5
  • Stand Up!
  • Personal Integrity

“Apa yang menandakan bahwa saya memiliki Integritas diri yang tinggi ?”

 Barangkali ini adalah pertanyaan paling intens dan kuat sejauh 7 Days Challenge menurut saya. Kenapa? Karena kata “Integritas” sejauh yang saya pahami adalah suatu hal yang tak terbentuk dengan waktu singkat atau lahir begitu saja, melainkan pembawaan serta proses panjang memiliki peran yang sangat penting untuk membentuk Integritas itu sendiri.

 Kalo boleh beropini mungkin tak ada seseorang yang memiliki Integritas seratus persen. Karena kesempurnaan bukan milik manusia. Namun, pertanyaan di atas adalah perihal “Apa yang menandakan atau ciri jika saya memiliki Integritas yang tinggi?”

 Saya terbuka akan segala Informasi yang selektif dan apa adanya. Singkatnya, apapun yang saya tulis, rencana dan kerjakan, saya mampu dan berani bertanggungjawab penuh atas itu semua dengan segala penjelasaan sesuai aktual dan keadaan yang sebenar-benarnya.

***

 Buku catatan ini bagi saya seperti memori yang melekat dalam perjalanan berproses tiga tahun lebih di tempat ini. Dan apabila ada seseorang bertanya pada saya perihal apa yang saya lakukan atau kerjakan di tanggal dan bulan yang sama setahun lalu, misal. Maka percayalah buku ini mampu menjawab itu semua dengan segala detailnya.

  • 7 Days Challenge
  • Day #6
  • Catch Up!
  • Provide

 

“Apa aksi nyata yang akan saya lakukan untuk mewujudkan harapan dan cita-cita saya?”

Pernah dengar kalimat, mimpi tanpa rencana hanya akan tetap menjadi mimpi. Sebaliknya, rencana tanpa mimpi seperti seorang yang berjalan tanpa tujuan. Sudah menemukan maksud korelasinya?

 Sejak satu dasawarsa silam, setiap saya merencanakan sebuah impian di akhir saya selalu membuat dua pilihan. Apa selanjutnya yang mesti dilakukan bila saya berhasil begitupun sebaliknya. Apa yang mesti saya lakukan bila gagal. Dan proses panjang tersebut membuat saya terbiasa menyikapi kegagalan dan bersyukur ketika berhasil. Maka, sekalipun kenyataan adalah sebaik-baik harapan atau mimpi, aksi nyata saya adalah tetap semangat dalam rencana dan terus bergerak untuk meraih impian tersebut sekalipun dengan langkah yang paling kecil.

***

Bila rencana adalah sebuah ruang maka biarkanlah Mimpi serta Harapan menjadi cahaya pijar yang menyinarinya.

 

  • 7 Days Challenge
  • Day #7
  • Get Up, Stand Up, Catch Up!
  • Collaborative

Apa yang perlu saya lakukan untuk membangun kolaborasi yang baik?

Menurut Camarihna-Matos dan Afsarmanesh (2008)

 Kolaborasi adalah sebuah proses ketika beberapa entitas atau kelompok saling berbagi informasi, sumber daya, dan tanggung jawab atas sebuah program kegiatan yang dirancang, diimplementasikan, serta dievaluasi secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.

Lalu, apa yang mesti saya lakukan untuk membangun kolaborasi yang baik?

 Pertama, Sadar dan lapang dalam bertekad serta terus berkemauan, berperan aktif dalam harmoni untuk menuju tercapainya sebuah tujuan atau visi yang telah di tetapkan dan di sepakati bersama baik secara langsung maupun tidak.

***

 Dari sekelompok lebah kita belajar bahwa sekalipun mereka bekerja terpisah untuk mencari bunga yang berbeda, namun selama tujuan mereka satu yaitu menghasilkan madu pada satu rumah yang sama, selama itu pula mereka akan memberikan maafaat bagi dirinya maupun lingkungan di sekitarnya.

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan

About Thyandi

Thyandi

Thyandi

Indonesian Randoms Bloggers.

 Arungnadir.com adalah rumah yang saya bangun sebagai wadah untuk menuangkan segala hal yang ingin saya tulis tentang apapun yang saya sukai. Semoga  dengan itu rumah ini bisa berbagi kebermanfaatan.

Arung Nadir Quotes!

 “Bagi Gue, Kehidupan seperti halnya kepingan-kepingan pudzle yang dititipkan Tuhan untuk kita susun satu demi satu hingga kepingan tersebut menjadi satu bagian utuh. Dan ketika susunan pudzle itu telah sempurna, selalu ada pudzle lainnya yang menunggu untuk kita tuntaskan.”

Recent Post!

Laman Iklan!